Home / Market / Siap2 Trump Mau Bikin Kejutan Lagi, Harga Emas Naik?
Siap2 Trump Mau Bikin Kejutan Lagi, Harga Emas Naik?

Siap2 Trump Mau Bikin Kejutan Lagi, Harga Emas Naik?

Harga Emas dan Dinamika Pasar Global

Apa yang Menggerakkan Emas Saat Ini?

Imbal hasil obligasi AS (Treasury 10 tahun) tercatat naik, sementara nilai dolar justru melemah. Kombinasi ini menunjukkan adanya kekhawatiran soal tarif baru yang bisa membebani pasar obligasi, mendorong investor mencari alternatif lindung nilai – salah satunya adalah emas. Artinya, dalam kondisi saat ini, pasar lebih memilih emas ketimbang obligasi sebagai “safe haven”.

Dari sisi data ekonomi, indeks PMI dari S&P Global dirilis di angka 52.0, sedikit di bawah ekspektasi 52.3, tapi tetap naik dibanding bulan sebelumnya di 50.2. Namun, versi PMI dari ISM justru menurun ke 48.5, lebih lemah dari proyeksi dan data sebelumnya. Di pasar, biasanya data dari ISM lebih diperhatikan, sehingga pelemahan ini memberikan sentimen positif bagi emas.


Tensi Geopolitik: Rusia – Ukraina dan Iran – AS

Situasi geopolitik dunia masih jadi perhatian pelaku pasar. Dari konflik Rusia-Ukraina, meskipun terjadi serangan drone terhadap militer Rusia, kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan awal menuju pembicaraan lanjutan. Mereka sepakat untuk mencabut sanksi ekonomi yang berlaku dan menolak penerapan sanksi baru. Rusia juga menuntut agar Ukraina tetap netral dan bebas dari senjata nuklir.

Sementara itu, negosiasi nuklir antara Iran dan AS masih belum jelas. Sempat muncul kabar bahwa AS akan mengizinkan pengayaan uranium terbatas oleh Iran, tapi kemudian mantan Presiden Trump membantahnya dan menegaskan bahwa pengayaan uranium sama sekali tidak diperbolehkan. Ini membuat arah kesepakatan menjadi tidak pasti dan bisa mempengaruhi harga emas secara tidak langsung.


Kebijakan Tarif Trump: Apa Dampaknya?

Pada Jumat lalu, Trump mengumumkan bahwa tarif impor baja dan aluminium akan naik dari 25% menjadi 50%, berlaku mulai 4 Juni 2025. Tarif ini diberlakukan untuk semua negara, termasuk China, dengan alasan untuk melindungi industri dalam negeri.

Sebagai respons, Uni Eropa mengancam akan memberlakukan tarif balasan jika tidak ada kesepakatan baru sebelum 9 Juli. Hal ini tentu bisa memperburuk ketegangan dagang global dan berpotensi mendorong permintaan terhadap emas sebagai aset aman.


Data Penting Malam Ini

Fokus utama malam ini adalah rilis data JOLTS Job Openings pukul 21.00 WIB. Jika data ini menunjukkan pelemahan, maka emas berpotensi naik karena investor akan melihatnya sebagai sinyal ekonomi melambat. Sebaliknya, data yang lebih kuat bisa menekan harga emas.

Pasar juga akan mencermati apakah Trump akan mengumumkan penundaan kenaikan tarif atau tidak. Jika ditunda, maka ketegangan mereda dan harga emas bisa turun. Tapi jika tarif tetap dilaksanakan 4 Juni, maka peluang emas untuk menembus $3.400 makin terbuka.


Analisis Teknikal Emas

Timeframe Daily

Harga ditutup bullish. Level support kuat terbentuk di sekitar $3.301 dan harga berhasil menanjak hingga $3.382. Ini mengindikasikan momentum naik yang cukup solid, apalagi setelah tembus level krusial $3.365. Selama harga bertahan di atas $3.371, potensi kenaikan masih terbuka.

Namun, waspadai jika harga turun di bawah $3.325 – ini bisa membuka jalan bagi koreksi lebih lanjut.


Timeframe H4

Ada gap yang belum tertutup sempurna, tapi swing low di $3.301 sudah sangat dekat dengan area support kemarin (3290–3295) dan MA 200. Secara pola, bentuk bullish flag sudah terkonfirmasi sejak menembus channel resistance 3325/3327.

Dengan demikian, tren besar cenderung tetap naik, dengan target jangka panjang mengarah ke sekitar $3.500. Wave 5 dari pola Elliott Wave juga masih berjalan, artinya kenaikan bertahap masih mungkin terjadi.

Namun, jika Trump malam ini mengumumkan penundaan tarif, emas bisa koreksi dengan cepat. Dalam kasus ini, area jual (sell) jadi menarik untuk dimanfaatkan.


Level-Level Penting yang Perlu Dicermati:

  • Buy Strategy:

    • Entry: 3367 – 3369

    • Target: 3381, lalu lanjut ke 3405 atau 3425 jika menembus 3395

    • Stop Loss: 3361

    • Rasio Risiko: 1:2

  • Sell Strategy (jika support tembus):

    • Entry: 3350 – 3352

    • Target: 3338, dengan potensi lanjut ke 3327 jika tekanan kuat

    • Stop Loss: 3358

    • Rasio Risiko: 1:2


Kesimpulan:

Harga emas masih menunjukkan potensi naik, tapi sangat tergantung pada perkembangan kebijakan tarif AS dan data tenaga kerja malam nanti. Skenario terbaik saat ini adalah mencari posisi buy di dekat support. Tapi jika sinyal fundamental atau teknikal menunjukkan pelemahan tajam, maka strategi sell bisa dipertimbangkan secara selektif.

Catatan: Harga bisa berubah cepat, dan keputusan trading tetap menjadi tanggung jawab masing-masing trader. Tetap gunakan manajemen risiko yang baik dan waspadai volatilitas pasar!

By : Pfz

About Faizzuhadmushoffi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
WhatsApp chat